Jumat, 18 Januari 2013

Money Management TBST

Money Management atau biasa sering disebut dengan MM adalah suatu tekhnik order dimana pengaturan Lot yang biasa dilakukan untuk suatu posisi Open

MM berguna untuk mengatur pemakain uang / balance kita.... Dalam tekhnik MM ini sebaiknya kekuatan Lot yang kita gunakan adalah ketahanan 100pip. Jadi jika kita -100 baru MC deh,,,,,,,Tapi semoga saja jangan MC, mantapkan Teknik dan Pakai MM dalam setiap Order :)

Misal Balance kita 1000 maka dalam satu Open lotnya 10, jadi kemungkinan ketahanan 100 dalam TBST sangatlah kecil untuk MC.....hehehehe

Saya punya ebook niii hanya dengan modal $10 atau sekitar Rp. 100.000,00 dalam 6 bulan jadi 8Milyard
WOOoooooooooooooooW banget kan.... Pasti donkz

Caranya dengan menggunakan MM Couponding atau lot bertingkat...jadi setiap kita open pake ketahanan 100pip......misal modal $10 maka kita lot 0.10 nah TP 10pip kan dapet tuh $1 jadi kan balance kita $11. Nah kalau mau Open lagi pake lot 0.11 dan seterusnya 


Nah itu contohnya dalam 1 bulan........hasilnya WooooooooW kan modal $10????

Nih gan ane punya lagi contoh lainnya dalam 6 Bulan menggunakan Teknik MM Couponding

Silahkan Download disini
Dalam Ebook tersebut digambarkan modal $10 dalam jangka waktu 6 bulan menjadi 8Milyard balance kita dan 1 hari hanya ditargetkan dengan 10pip........saya kira mudah hanya cari 10 pip dalam satu hari....
ya sudah lebih jelasnya silahkan download Ebooknya ya

Disini juga boleh downloadnya 

Salam Ijo Ijo
Salam sejuk "IFC"


Kamis, 17 Januari 2013

TB Batal

Okeh kali ini saya akan membahas tentang TB batal
TB dikatakan batal jika salah satu kerangka kerja tidak memenuhi. contoh bank muncul di luar jam LO dan UO, dll
Jadi kalau Bank Batal maka kita Open balik arah dari arah bank, jika bank buy kita OP selll, jika bank sell maka kita open buy

Mungkin lebih jelasnya kita lihat gambarnya saja ya gan.....ehhehe
  1. Bank batal karena ada sideway 4 jam 1 arah buy,buy,buy,buy

2. Bank batal 2, karena bank close di zona maxima >80 pip.....ini diukur mulai dari awal trend

3. Bank batal 3. Size/Ukuran candle Bank >60pip


4. Bank batal 4, karena sideway dari pagi tenang dan tiba-tiba muncul bank >100pip

5. bank batal 5, karena ukuran candle bank melebihi >50pip di Tokyo Open ( jam buka market - jam 1 siang)


6. Bank batal 6, karena di tokyo open 4 jam buy buy buy buy


7. Bank Batal 






JADI KESIMPULANNYA , JIKA MUNCUL BANK BATAL KITA OPEN BERLAWANAN ARAH DARI ARAH BANK
JIKA BANK BATAL BUY MAKA KITA OPEN SELL
JIKA BANK BATAL SELL MAKA KITA OPEN BUY








TBST ( Trade Bank + Smart Trade)

TBST
(Trade Bank dan Smart Trade)


mungkin anda tidak tau dengan teknik TBST
anda bertanya-tanya apa sih TBST itu?
 kaya gimana sih tekniknya??
apakah profitable??
apakah mudah dipahami??


TBST adalah suatu teknik yang menagandalkan pergerakan candle. Tanpa menggunakan indikator ataupun terpaku pada news.
Dalam teknik ini memiliki kerangka kerja yang menjadi sebuah patokan dalam melakukan order... heheh

Kerangka kerja TB (trade bank)
1. candle berukuran >30pip (H1) atau kami sebut Candle Bank
2. Sideway sebelum candle bank muncul tak ada yang BBBB/SSSS selama 4jam berturut-turut
3. Jam muncul Bank. jam London Open ( 14, 15, 16 WIB) dan jam US Open ( 19, 20, 21 WIB)
4. tidak melebihi zona maximum harian 80pip

Jadi intinya kalau bank buy maka kita open buy, kalau bank sell maka kita open sell..........Itu kalau kerangka kerja semua terpenuhi

Jika salah satunya dari kerangka kerja tidak terpenuhi maka di sebut bank batal....
Silahkan baca BANK BATAL dipost saya yang lain atau KLIK DISINI
Dengan adanya kerangka kerja kita hanya dapat menghafalnya saja, lalu diaplikasikan ke dunia trading di MT4, dan mata kita tidak suntuk melihat indikator yang biasa digunakan yang semrawud banget dan akurasinya pun masih banyak yg ga akurat. Namun dengan adanya kerangka kerja maka akurasinya pun terjamin . Ibarat ilmu pasti Matematika 1+1=2 ya itulah kerangka kerja 
Teknik ini sangat cocok bagi anda yang suka trade di pair EURUSD dan GBPUSD










Jadi keuntungan menggunakan teknik ini kita yakin apa yang harus kita order apakah buy apakah sell
lalu mainkan lotnya jangan pipnya... heheheh alias BOOOOOOOM saja gan... kan dh tau pasti arahnya mau kemana, hehehhe jadi ayem deh mau Open posisi tinggal Open kasih TP dan ijo ijo di history Mt4 kita. :D 
Untuk lebih lanjutnya saya punya ebook mengenai teknik ini, jika ada yang membutuhkan silahkan download saja gan. GRATISSSSSSS.................Tanpa dipungut biaya 

Download ebook TB (Trade bank)  18 Mb
Download ebook ST ( Smart Trade) 8 Mb 

#Perhatian download 2 Ebook diatas sekaligus . lalu baca isinya buat catatan rangkuman yang ada di Ebook tersebut.......Lalu aplikasikan . Semoga sukses dan salam profit ijo ijo

Salam sejuk " IFC "

Indikator TBST

Wah sudah lama juga niii ane kaga posting sibuk mikirin trading cari sana cari sini berbagai teknik yang mujarab
eah ane ketemu juga niii sama teknik TBST.......
cukup mudah dipahami dan sedikit kemungkinanan untuk losss ....hehehhehe 
ya sudah deh silahkan liat gambar dibawah ini contoh TBST 


Itu contoh market yang saya lihat tanpa indikator
cuma pake bantuan indikator size candle, jam, hari, zona...
kalo agan pengen download silahkan boz


Rabu, 23 Mei 2012

MANAGEMEN NYERI



MANAGEMEN NYERI



PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN
STIKES AL-IRSYAD AL-ISLAMYYAH
2011




KATA PENGANTAR
            Puji syukur atas rahmat yang telah diberikan oleh Allah SWT sehingga kami selaku penyusun mampu menyelesaikan makalah ini yang berjudul “MANAJEMEN NYERI”
Makalah ini disusun bertujuan untuk menuntaskan tugas mata kuliah Ilmu Dasar Keperawatan II. Selain itu makalah ini juga bertujuan sebagai bahan untuk belajar mandiri.
Kami selaku penyusun sadar bahwa makalah ini masih kurang sempurna oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan saran yang membangun untuk di jadikan bahan perbaikan pada masa yang akan datang. Semoga makalah ini memberi banyak manfaat bagi para pembaca.



Cilacap,     Juni  2011


Penyusun


BAB I
PENDAHULUAN
Setiap individu, pernah mengalami nyeri dalam tingkatan tertentu. Nyeri merupakan alas an yang paling umum orang mencari kesehatan. Walaupun merupakan salah satu  dari gejala yang paling sering terjadi di bidang medis , nyeri merupakan salah satu yang paling sedikit dipahami. Individu yang sering mengalami nyeri merasa tertekan atau menderita dan mencari upaya untuk menghilangkan nyeri. Nyeri bersifat subyektif, tidak ada dua individu yang mengalami nyeri yang sama dan tidak ada dua kejadian nyery yang sama menghasilkan respon ataau perasaan identik pada seorang individu.Nyeri merupakan sumber penyebab frustasi,baik klien maupun bagi tenaga kesehatan. Nyeri dapat merupakan factor utama yang menghambatkemampuan dan keinginan individu untuk pulih dari suatu penyakit.
Nyeri berbeda dari sensasi lain,yaitu bahwa nyeri memberi peringatan bahwa ada sesuatu yang salah ,nyeri mendahului sinyal lain , dan nyeri berkaitan dengan perasaan tidak menyenangkan. Nyeri ternyata merupakan sensasi yang sangat rumit karena jika nyeri berkepanjangan dan jaringan rusak, jalur-jalur nosiseptor sentral mengalami fasilitasi dan reorganisasi.
IASP mendefinisikan nyeri sebagai suatu sensori subyekt dan pengalaman emosional yang tidak menyenagkan berkaitan dengan kerusakan jaringan yang actual atau potensial atau yang dirasakan dalam kejadian-kejadian dimana terjadi kerusakan.
Individu dewasa dan anak-anak yang mengalami nyeri merasa tubuh dan kehidupannya hilang kontrol. Berbagai upaya harus dilakukan untuk memberikan berbagai pilihan atau kontrol terhadap kehidupan sehari-hari mereka (lubkin, 1995).



BAB II
ISI
A.    Pengertian
Nyeri adalah perasaan yang tidak nyaman yang sangat subjektif dan hanya orang yang mengalaminya yang dapat mengevaluasi perasaan tersebut (Long, 1996). Secara umum, nyeri dapat didefinisikan sebagai perasaan tidak nyaman, baik ringan maupun berat (Priharjo, 1992).
Intervensi kognitif untuk nyeri berfokus pada upaya memodifikasi proses pikir guna menghilangkan nyeri. Aktifitas kognitif mendistraksi persepsi nyeri. (McGuire, Sheidler & Polomano, 2000).

B.     Manajemen Nyeri
Manajemen nyeri cukup efektif dalam mengatasi nyeri, yakni dengan perasaan kontrol, mengurangi perasaan tidak berdaya dan putus asa, menjadi metode pengalih yang menenangkan, serta mengganggu siklus nyeri-ansietas-ketegangan (Sloman, 1995).
Ada beberapa manajemen nyeri, yaitu :

1.      Relaksasi
Relaksasi merupakan kebebasan mental dan fisik dari ketegangan dan stress. Teknik relaksasi memberikan individu control diri ketika terjadi rasa tidak nyaman atau nyeri, stress fisik dan emosi pada nyeri.  Teknik relaksasi dapat digunakan saat individu dalam kondisi sehat atau sakit . Teknik relaksasi tersebut merupakan upaya pencegahan untuk membantu tubuh segar kembali dan beregenerasi setiap hari dan merupakan alternative terhadap alcohol, merokok, atau makan berlebihan.
Relaksasi otot rangka dipercaya dapat menurunkan nyeri dengan merelaksasikan keteganggan otot yang mendukung rasa nyeri. Teknik relaksasi mungkin perlu diajarkan beberapa kali agar mencapai hasil optimal.
Dengan relaksasi pasien dapat mengubah persepsi terhadap nyeri.
Relaksasi merupakan metode yang efektif terutama pada pasien yang mengalami nyeri kronis. Latihan pernafasan dan teknik relaksasi menurunkan konsumsi oksigen, frekuensi pernafasan, frekuensi jantung, dan ketegangan otot, yang menghentikan siklus nyeri-ansietas-ketegangan otot (McCaffery, 1989)
Ada tiga hal utama yang diperlukan dalam relaksasi, yaitu : posisi yang tepat, pikiran beristirahat, lingkungan yang tenang. Posisi pasien diatur senyaman mungkin dengan semua bagian tubuh disokong (misal; bantal menyokong leher),
Pasien menarik napas dalam dan mengisi paru-paru dengan udara Perlahan-lahan udara dihembuskan sambil membiarkan tubuh menjadi kendor dan merasakan dan merasakan betapa nyaman hal tersebut. Pasien bernapas beberapa kali dengan irama normal. Pasien menarik napas dalam lagi dan menghembuskan pelan-pelan dan membiarkan hanya kaki dan telapak kaki yang kendor. Perawat minta pasien untuk mengkonsentrasikan pikiran pasien pada kakinya yang terasa ringan dan hangat Pasien mengulang langkah ke-4 dan mengkonsentrasikan pikiran pada lengan perut, punggung dan kelompok otot-otot yang lain. Setelah pasien merasa rileks, pasien dianjurkan bernapas secara pelan-pelan. Bila nyeri menjadi hebat, pasien dapat bernapas dangkal dan cepat. Teknik relaksasi terutama efektif untuk nyeri kronik.


Ada beberapa keuntungan relaksasi, antara lain :
1)      Relaksasi akan menurunkan ansietas yang berhubungan dengan nyeri atau stress
2)      Menurunkan nyeri otot
3)      Menolong individu untuk melupakan nyeri
4)      Meningkatkan periode istirahat dan tidur
5)      Meningkatkan keefektifan terapi nyeri lain
6)      Menurunkan perasaan tak berdaya dan depresi yang timbul akibat nyeri

2.      Distraksi
Tehnik distraksi adalah pengalihan dari fokus perhatian terhadap nyeri ke stimulus yang lain. Tehnik distraksi dapat mengatasi nyeri berdasarkan teori bahwa aktivasi retikuler menghambat stimulus nyeri. jika seseorang menerima input sensori yang berlebihan dapat menyebabkan terhambatnya impuls nyeri ke otak (nyeri berkurang atau tidak dirasakan oleh klien),. Stimulus yang menyenangkan dari luar juga dapat merangsang sekresi endorfin, sehingga stimulus nyeri yang dirasakan oleh klien menjadi berkurang. Peredaan nyeri secara umum berhubungan langsung dengan partisipasi aktif individu, banyaknya modalitas sensori yang digunakan dan minat individu dalam stimulasi, oleh karena itu, stimulasi penglihatan, pendengaran dan sentuhan mungkin akan lebih efektif dalam menurunkan nyeri dibanding stimulasi satu indera saja (Tamsuri, 2007).
Mengalihkan perhatian terhadap nyeri, efektif untuk nyeri ringan sampai sedang. Distraksi visual (melihat TV atau pertandingan bola), distraksi audio (mendengar musik), distraksi pendengaran (mendengarkan musik, suara burung serta gemerick air), distraksi pernafasan, distraksi intelektual (merangkai puzzle, main catur)
Jenis Tehnik Distraksi antara lain :
1)      Distraksi visual
Melihat pertandingan, menonton televisi, membaca koran, melihat pemandangan dan gambar termasuk distraksi visual.
2)      Distraksi pendengaran
Diantaranya mendengarkan musik yang disukai atau suara burung serta gemercik air, individu dianjurkan untuk memilih musik yang disukai dan musik tenang seperti musik klasik, dan diminta untuk berkosentrasi pada lirik dan irama lagu. Klien juga diperbolehkan untuk menggerakkan tubuh mengikuti irama lagu seperti bergoyang, mengetukkan jari atau kaki. (Tamsuri, 2007).
Musik klasik salah satunya adalah musik Mozart. Dari sekian banyak karya musik klasik, sebetulnya ciptaan milik Wolfgang Amadeus Mozart (1756-1791) yang paling dianjurkan. Beberapa penelitian sudah membuktikan, Mengurangi tingkat ketegangan emosi atau nyeri fisik. Penelitian itu di antaranya dilakukan oleh Dr. Alfred Tomatis dan Don Campbell. Mereka mengistilahkan sebagai “Efek Mozart”.
Dibanding musik klasik lainnya, melodi dan frekuensi yang tinggi pada karya-karya Mozart mampu merangsang dan memberdayakan daerah kreatif dan motivatif di otak. Yang tak kalah penting adalah kemurnian dan kesederhaan musik Mozart itu sendiri. Namun, tidak berarti karya komposer klasik lainnya tidak dapat digunakan (Andreana, 2006)
3)      Distraksi pernafasan
Bernafas ritmik, anjurkan klien untuk memandang fokus pada satu objek atau memejamkan mata dan melakukan inhalasi perlahan melalui hidung dengan hitungan satu sampai empat dan kemudian menghembuskan nafas melalui mulut secara perlahan dengan menghitung satu sampai empat (dalam hati). Anjurkan klien untuk berkosentrasi pada sensasi pernafasan dan terhadap gambar yang memberi ketenangan, lanjutkan tehnik ini hingga terbentuk pola pernafasan ritmik.
Bernafas ritmik dan massase, instruksi kan klien untuk melakukan pernafasan ritmik dan pada saat yang bersamaan lakukan massase pada bagaian tubuh yang mengalami nyeri dengan melakukan pijatan atau gerakan memutar di area nyeri.
4)      Distraksi intelektual
Antara lain dengan mengisi teka-teki silang, bermain kartu, melakukan kegemaran (di tempat tidur) seperti mengumpulkan perangko, menulis cerita.

3.      Imajinasi Terbimbing
Imajinasi terbimbing adalah kegiatan klien membuat suatu bayangan yang menyenangkan dan mengonsentrasikan diri pada bayangan tersebut serta berangsur-angsur membebaskan diri dari dari perhatian terhadap nyeri.
Imajinasi terbimbing merupakan salah satu jenis dari teknik relaksasi sehingga manfaat dari teknik ini pada umumnya sama dengan manfaat dari teknik relaksasi yang lain. Para ahli dalam bidang teknik imajinasi terbimbing berpendapat bahwa imajinasi merupakan penyembuh yang efektif. Teknik ini dapat mengurangi nyeri, mempercepat penyembuhan dan membantu tubuh mengurangi berbagai macam penyakit seperti depresi, alergi dan asma (Holistic-online,2006).
Imajinasi terbimbing merupakan sebuah teknik relaksasi yang bertujuan untuk mengurangi stress dan meningkatkan perasaan tenang dan damai serta merupakan obat penenang untuk situasi yang sulit dalam kehidupan. Imajinasi terbimbing atau imajinasi mental merupakan suatu teknik untuk mengkaji kekuatan pikiran saat sadar maupun tidak sadar untuk menciptakan bayangan gambar yang membawa ketenangan dan keheningan (National Safety Council,2004).
Meminta klien berimajinasi membayangkan hal-hal yang menyenangkan, tindakan ini memerlukan suasana dan ruangan yang tenang serta konsentrasi dari klien. Apabila klien mengalami kegelisahan, tindakan harus dihentikan. Tindakan ini dilakukan pada saat klien merasa nyaman dan tidak sedang nyeri akut.

Manfaat Imajinasi Terbimbing
Imajinasi terbimbing merupakan salah satu jenis dari teknik relaksasi sehingga manfaat dari teknik ini pada umumnya sama dengan manfaat dari teknik relaksasi yang lain. Para ahli dalam bidang teknik imajinasi terbimbing berpendapat bahwa imajinasi merupakan penyembuh yang efektif. Teknik ini dapat mengurangi nyeri, mempercepat penyembuhan dan membantu tubuh mengurangi berbagai macam penyakit seperti depresi, alergi dan asma (Holistic-online,2006).
Dasar Imajinasi Terbimbing
Imajinasi merupakan bahasa yang digunakan oleh otak untuk berkomunikasi dengan tubuh. Segala sesuatu yang kita lakukan akan diproses oleh tubuh melalui bayangan. Imajinasi terbentuk melalui rangasangan yang diterima oleh berbagai indera seperti gambar aroma, rasa suara dan sentuhan (Holistic-online, 2006). Respon tersebut timbul karena otak tidak mengetahui perbedaan antara bayangan dan aktifitas nyata. Penelitian membuktikan bahwa dengan menstimulasi otak melalui imajinasi dapat menimbulkan pengaruh langsung pada system saraf dan endokrin (Tusek, 2000).
Proses Asosiasi Imajinasi
Imajinasi terbimbing merupakan suatu teknik yang menuntut seseorang untuk membentuk sebuah bayangan/imajinasi tentang hal-hal yang disukai. Imajinasi yang terbentuk tersebut akan diterima sebagai rangsang oleh berbagai indra, kemudian rangsangan tersebut akan dijalankan ke batang otak menuju sensor thalamus. Ditalamus rangsang diformat sesuai dengan bahasa otak, sebagian kecil rangsangan itu ditransmisikan ke amigdala dan hipokampus sekitarnya dan sebagian besar lagi dikirim ke korteks serebri, dikorteks serebri terjadi proses asosiasi pengindraan dimana rangsangan dianalisis, dipahami dan disusun menjadi sesuatu yang nyata sehingga otak mengenali objek dan arti kehadiran tersebut. Hipokampus berperan sebagai penentu sinyal sensorik dianggap penting atau tidak sehingga jika hipokampus memutuskan sinyal yang masuk adalah penting maka sinyal tersebut akan disimpan sebagai ingatan. Hal – hal yang disukai dianggap sebagai sinyal penting oleh hipokampus sehingga diproses menjadi memori. Ketika terdapat rangsangan berupa bayangan tentang hal – hal yang disukai tersebut, memori yang telah tersimpan akan muncul kembali dan menimbulkan suatu persepsi dari pengalaman sensasi yang sebenarnya, walaupun pengaruh / akibat yang timbul hanyalah suatu memori dari suatu sensasi (Guyton&Hall, 1997).
Amigdala merupakan area perilaku kesadaran yang bekerja pada tingkat bawah sadar. Amigdala berproyeksi pada jalur system limbic seseorang dalam hubungan dengan alam sekitar dan pikiran. Berlandaskan pada informasi ini, amigdala dianggap membantu menentukan pola respon perilaku seseorang sehingga dapat menyesuaikan diri dengan setiap keadaan. Dari hipokampus rangsangan yang telah mempunyai makna dikirim ke amigdala. Amigdala mempunyai serangkaian tonjolan dengan reseptor yang disiagakan untuk berbagai macam neurotransmitter yang mengirim rangsangan kewilayah sentralnya sehingga terbentuk pola respons perilaku yang sesuai dengan makna rangsangan yang diterima (Guyton&Hall, 1997)
Macam Teknik Imajinasi terbimbing
Berdasarkan pada penggunaannya terdapat bberapa macam teknik imajinasi terbimbing (holistic-online.2006) :
1)      Guided Walking Imagery
Teknik ini ditemukan oleh psikoleuner. Pada teknik ini pasien dianjurkan untuk mengimajinasikan pemandangan standar seperti padang rumput, pegunungan, pantai dll. kemudian imajinasi pasien dikaji untuk mengetahui sumber konflik.
2)      Autogenic Abeaction
Dalam teknik ini pasien diminta untuk memilih sebuah perilaku negatif yang ada dalam pikirannya kemudian pasien mengungkapkan secara verbal tanpa batasan. Bila berhasil akan tampak perubahan dalam hal emosional dan raut muka pasien
3)      Covert sensitization
Teknik ini berdasar pada paradigma reinforcement yang menyimpulkan bahwa proses imajinasi dapat dimodifikasi berdasarkan pada prinsip yang sama dalam modifikasi perilaku.
4)      Covert Behaviour Rehearsal
Teknik ini mengajak seseorang untuk mengimajinasikan perilaku koping yang dia inginkan. Teknik ini lebih banyak digunakan.




4.      Hipnosis
Bagi banyak orang, kata menghipnotis mengingatkan permainan salon atau tindakan klub malam, di mana seorang pria dengan menonton ayun mendapatkan relawan untuk berjalan seperti ayam atau menyalak seperti anjing. Tapi hipnosis klinis, atau medis lebih menyenangkan. Ini adalah keadaan yang berubah kesadaran yang digunakan oleh terapis berlisensi untuk mengobati masalah psikologis atau fisik. Hipnosisi membantu mengubah persepsi nyeri melalui pengaruh sugesti positif.
Selama hipnosis, bagian sadar otak sementara disetel keluar sebagai orang yang berfokus pada relaksasi dan melepaskan pikiran yang mengganggu. Selama hipnosis, American Society of Clinical penghipnotis menyamakan hipnotis untuk menggunakan kaca pembesar memfokuskan sinar matahari dan membuat mereka lebih kuat. Ketika pikiran kita terkonsentrasi dan terfokus, kita dapat menggunakannya lebih kuat. Ketika terhipnotis, seseorang bisa mengalami perubahan fisiologis seperti perlambatan denyut nadi dan respirasi, dan peningkatan gelombang otak alpha. Orang mungkin juga menjadi lebih terbuka terhadap saran spesifik dan tujuan seperti mengurangi rasa sakit. Pada tahap pasca-saran, terapis memperkuat pemakaian yang berkelanjutan atas perilaku baru
Manfaat Hipnosis :
Penelitian telah menunjukkan hipnosis medis untuk membantu untuk nyeri akut dan kronis. Pada tahun 1996, sebuah panel dari Institut Kesehatan Nasional menemukan hipnotis untuk menjadi efektif dalam mengurangi nyeri kanker. penelitian terkini telah menunjukkan efektivitas untuk nyeri yang berkaitan dengan luka bakar, kanker, dan rheumatoid arthritis dan pengurangan kecemasan yang terkait dengan operasi. Analisa dari 18 studi oleh para peneliti di Mount Sinai School of Medicine di New York mengungkapkan moderat untuk efek penghilang rasa sakit besar dari hipnosis, mendukung efektivitas teknik hipnosis untuk manajemen nyeri.
Jika Anda ingin mencoba hipnosis, Anda dapat mengharapkan untuk melihat praktisi sendiri untuk suatu program perawatan panjang selama satu jam atau setengah jam, meskipun beberapa praktisi bisa dimulai dengan konsultasi lagi awal dan menindaklanjuti dengan 10 - to 15-menit janji. terapis Anda dapat memberi saran pasca-hipnotis yang akan memungkinkan Anda untuk mendorong self-hypnosis setelah program pengobatan selesai.
Untuk menemukan hipnoterapis, berbicara dengan dokter Anda atau hubungi American Society of Clinical Hypnosis.
a.       Meditasi
Meditasi melibatkan menggunakan sejumlah teknik kesadaran untuk membantu menenangkan pikiran dan bersantai tubuh.Dua teknik yang paling umum adalah :
1)      Meditasi transendental. Pasien mengulangi satu kata atau frase disebut mantra dan diajarkan untuk memungkinkan pikiran lain dan perasaan untuk lulus.
2)      Mindfulness Meditasi. Meditasi kesadaran. Orang yang memfokuskan semua perhatian nya pada pikiran dan sensasi.Bentuk meditasi sering diajarkan dalam program-program pengurangan stres.

5.      Kompres Hangat / Dingin
Area pemberian kompres panas dan dingin bisa menyebabkan respon sestemik dan respon local. Stimulasi ini mengirimkan impuls-impuls dari perifer ke hipotalamus yang kemudian menjadi sensasi temperature tubuh secara normal (Potter dan Perry, 1997).
Tubuh kita dapat menoleransi variasi temperature yang luas. Temperature permukaan kulit yang normal 34◦C, tetapi temperature penerima biasanya beradaptasi dengan cepat ke temperature local melebihi batas ini.
Efek dari kompres hangat dan dingin memberikan respon fisiologis yang berbeda. Efek dari kompres hangat untuk meningklatkan aliran darah ke bagian yang terinjuri. Pemberian kompres hangat yang berkelanjutan berbahaya terhadap sel epitel, menyebabkan kemerahan, kelemahan local, dan bisa terjadi kelepuhan. Kompres hangat diberikan satu jam atau lebih.
Efek dari kompres dingin dapat menyebabkan refleks vasodilatasi. Sel tidak mampu untuk menerima aliran darah dan nutrisi secara adekuat sehingga menimbulkan iskemik. Hal ini diawali dengan kulit yang kemerahan diikuti kebiruan dan kekakuan karena dingin, sebagian tipe nyeri yang dirasa seperti terbakar. (Potter dan Perry, 1997).
Kompres panas adalah memberikan rasa hangat pada daerah tertentu dengan menggunakan cairan atau alat yang menimbulkan hangat pada bagian tubuh yang memerlukan. Tindakan ini selain untuk melancarkan sirkulasi darah juga untuk menghilangkan rasa sakit, merangsang peristaltic usus, pengeluaran getah radang menjadi lancer, serta memberikan ketenangan dan kesenangan pada klien. Pemberian kompres dilakukan pada radang persendian, kekejangan otot, perut kembung, dan kedinginan.
Kompres dingin adalah memberi rasa dingin pada daerah setempat dengan menggunakan kain yang dicelupkan pada air biasa atau air es sehingga memberi efek rasa dingin pada daerah tersebut. Tujuan diberikan kompres dingin adalah menghilangkan rasa nyeri akibat odema atau truma, mencegah kongesti kepala, memperlambat denyutan jantung, mempersempit pembuluh darah dan mengurangi arus darah local. Tempat yang diberikan kompres dingin tergantung lokasinya. Selama pemberian kompres, kulit klien diperiksa setelah 5 menit pemberian, jika dapat ditoransi oleh kulit diberikan selama 20 menit.

6.      Massase
Massage adalah tindakan penekanan oleh tangan pada jaringan lunak, biasanya otot tendon atau ligamen, tanpa menyebabkan pergeseran atau perubahan posisi sendi guna menurunkan nyeri, menghasilkan relaksasi, dan/atau meningkatkan sirkulasi. Gerakan-gerakan dasar meliputi : gerakan memutar yang dilakukan oleh telapak tangan, gerakan menekan dan mendorong kedepan dan kebelakang menggunakan tenaga, menepuk- nepuk, memotong-motong, meremas-remas, dan gerakan meliuk-liuk. Setiap gerakan gerakan menghasilkan tekanan, arah, kecepatan, posisi tangan dan gerakan yang berbeda-beda untuk menghasilkan efek yang di inginkan pada jaringan yang dibawahnya (Henderson, 2006). Salah satu metode yang sangat efektif dalam menanggulanginya adalah dengan massage yang merupakan salah satu metode nonfarmakologi yang dilakukan untuk mengurangi nyeri persalinan. Dasar teori massage adalah teori gate control yang dikemukakan oleh Melzak dan Wall (dalam Depertemen Kesehatan RI, 1997). Teori ini menjelaskan tenteng dua macam serabut syaraf berdiameter kecil dan serabut berdiameter besar yang mempunyai fungsi yang berbeda. Bidan mempunyai andil yang sangat besar dalam mengurangi nyeri nonfarmakologi. Intervensi yang termasuk dalam pendekatan nonfarmakologi adalah analgesia psikologis yang dilakukan sejak awal kehamilan, relaksasi, massage, stimulasi kuteneus, aroma terapi, hipnotis, akupuntur dan yoga (Gadysa, 2009) Pijat (massage) cara lembut membantu ibu merasa lebih segar, rileks, dan nyaman selama persalinan. Sebuah penelitian menyebutkan, ibu yang dipijit 20 menit setiap jam selama tahapan persalinan akan lebih bebas dari rasa sakit. Hal itu terjadi karena pijat merangsang tubuh melepaskan senyawa endorphin yang merupakan pereda sakit alami. Endorphin juga dapat menciptakan perasaan nyaman dan enak. Dalam persalinan, pijat juga membuat ibu merasa lebih dekat orang yang merawatnya. Sentuhan seseorang yang peduli dan ingin menolong merupakan sumber kekuatan saat ibu sakit, lelah, dan kuat. Banyak bagian tubuh ibu bersalin dapat dipijat, seperti kepala, leher, punggung, dan tungkai. Saat memijat, pemijat harus memperhatikan respon ibu, apakah tekanan yang diberikan sudah tepat (Danuatmadja, dan Meiliasari, 2004).
 Metode Massage
Massage merupakan salah satu metode nonfarmakologi yang dilakukan untuk mengurangi rasa nyeri persalinan. Impuls rasa sakit yang dibawah oleh saraf yang berdiameter kecil menyebabkan gate control dispinal cord membuka dan impuls diteruskan ke korteks serebral sehingga akan menimbulkan rasa sakit. Tetapi impuls rasa sakit ini dapat diblok yaitu dengan memberikan rangsangan pada saraf yang berdiameter besar yang menyebabkan gate control akan tertutup dan rangsangan sakit tidak dapat diteruskan ke korteks serebral. Pada prinsipnya rangsangan berupa usapan pada saraf yang berdiameter besar yang banyak pada kulit harus dilakukan awal rasa sakit atau sebelum impuls rasa sakit yang dibawa oleh saraf yang berdiameter kecil mencapai korteks serebral. Beberapa macam massage yang dapat dilakukan untuk merangsang saraf yang berdiameter besar yaitu :
Metode effleurage memperlakukan pasien dalam posisi atau setengah duduk, lalu letakkan kedua telapak tangan pada perut dan secara bersamaan digerakkan melingkar kearah pusat kesimpisis atau dapat juga menggunakan satu telapak tangan dengan gerakkan melingkar atau satu arah. Cara ini dapat dilakukan langsung oleh pasien.
Metode deep back massage memperlakukan pasien berbaring miring, kemudian bidan atau keluarga pasien menekan daerah secrum secara mantap dengan telapak tangan, lepaskan dan tekan lagi, begitu seterusnya.
Metode firm counter pressure memperlakukan pasien dalam kondisi duduk kemudian bidan atau keluarga pasien menekan secrum secara bergantian dengan tangan yang dikepalkan secara mantap dan beraturan.
Abdominal lifting memperlakukan pasien dengan cara membaringkan pasien pada posisi terlentang dengan posisi kepala agak tinggi. Letakkan kedua telapak tangan pada pinggang belakang pasien, kemudian secara bersamaan lakukan usapan yang berlawanan kearah puncak perut tanpa menekan kearah dalam, kemudian ulangi lagi. Begitu seterusnya (Gadysa, 2009).
Metode Massase Effleurage
 Massage atau pijatan pada abdomen (effleurage) adalah bentuk stimulasi kulit yang digunakan selama proses persalinan dalam menurunkan nyeri secara efektif. Effleurage berasal dari bahasa Prancis. Ketika catatan dari Dr. Fernand Lamazes diterjemahkan dari bahasa Prancis kedalam bahasa Inggris, salah satu kata yang baru adalah effleurage (Mons Dragon, 2004). Effleurage adalah teknik pemijatan berupa usapan lembut, lambat, dan panjang atau tidak putus-putus. Teknik ini menimbulkan efek relaksasi. Dalam persalinan, effleurage dilakukan dengan menggunakan ujung jari yang lembut dan ringan. Lakukan usapan dengan ringan dan tanpa tekanan kuat, tetapi usahakan ujung jari tidak lepas dari permukaan kulit. Pijatan effleurage dapat juga dilakukan di punggung. Tujuan utamanya adalah relaksasi. Gate Control Theory dapat dipakai untuk pengukuran efektifitas cara ini. Ilustrasi Gate Control Theory bahwa serabut nyeri membawa stimulasi nyeri keotak lebih kecil dan perjalanan sensasinya lebih lambat dari pada serabut sentuhan yang luas. Ketika sentuhan dan nyeri dirangsang bersamaan, sensasi sentuhan berjalan keotak dan menutup pintu gerbang dalam otak, pembatasan jumlah nyeri dirasakn dalam otak. Effleurage atau pijatan pada abdomen yang teratur dangan latihan pernapasan selama kontraksi digunakan untuk mengalihkan wanita dari nyeri selama kontraksi. Begitu pula adanya massage yang mempunyai efek distraksi juga dapat meningkatkan pembentukan endorphin dalam sistem kontrol dasenden. Massage dapat membuat pasien lebih nyaman karena massage membuat relaksasi otot (Monsdragon, 2004).
Diawal persalinan, pemijat dapat digunakan kedua telapak tangannya untuk menekan kedua sisi punggung dari bahu ke bawah dengan gerakan berirama, naik turun. Pijatan yang lama dan lambat akan terasa nyaman. Pastikan pemijat menggunakan seluruh bagian telapak tangannya. Jemarinya pun harus menyentuh tubuh sehingga merasakan ketegangan disana. Pada persalinan tahap lanjut, pemijat menggunakan tanganya untuk memijat kuat di pangkal tulang belakang atau gunakan ibu jari dengangerakan lingkaran-lingkaran di sekitar cekukngan pantat mungkin, butuh tekanan lebih kuat didaerah itu. Sampaikan pada pemijat gerakan yang paling menolong (Danuatmadja dan Meiliasari, 2004).
Ada dua cara dalam melakukan teknik Effleurage, yaitu : a) Secara perlahan sambil menekan dari area pubis atas sampai umbilikus dan keluar mengelilingi abdomen bawah sampai area pubis, ditekan dengan lembut dan ringan dan tanpa tekanan yang kuat, tapi usahakan ujung jari tidak lepas dari permukaan kulit. Pijatan dapat dilakukan beberapa kali, saat memijat harus diperhatikan respon ibu apakah tekanan sudah tepat. b). Pasien dalam posisi atau setengah duduk, lalu letakkan kedua telapak tangan Pada perut dan secara bersamaan digerakkan melingkar kearah pusat kesimpisis atau dapat juga menggunakan satu telapak tangan dengan gerakkan melingkar atau satu arah. Cara ini dapat dilakukan langsung oleh pasien (Gadysa, 2009).
Metode Massage Abdominal Lifting
Nyeri persalinan kala I fisiologis dapat diatasi dengan tindakan-tindakan seperti : distraksi, relaksasi, dan massage. Yang merupakan pendekatan non farmakologi dalam menurunkan dan mengatasi rasa nyeri, akan tetapi metode massage tersebut dapat juga membawa pada kegagalan karena disebabkan oleh berbagai faktor, diantaranya adalah : usia, kelelahan, dan pengalaman masa lalu. Oleh sebab itu, pemberian massage abdominal lifting dapat diberikan pada ibu inpartu kala I fisiologis untuk mengurangi rasa nyeri yang dirasakan dengan memperhatikan keadaan dan kondisi ibu. Pijatan dapat menenangkan dan merilekskan ketegangan yang muncul saat hamil dan melahirkan. Pijatan pada leher, bahu, punggung, kaki, dan tangan dapat membuat nyaman. Usapan pelan pada perut (Abdominal lifting) juga akan terasa nyaman saat kontraksi. Rencana untuk menggunakan pijatan atau sentuhan yang disukai dalam persalinan dapat dipilih sebagai berikut : sentuhan pelan dengan ketukan yang berirama, usapan keras, pijatan untuk melemaskan otot-otot yang kaku, dan pijatan keras atau gosokan di punggung (Simkin.,Walley.,dan Keppler, 2008). Metode massage abdominal lifting adalah dengan cara : membaringkan pasien pada posisi terlentang dengan posisi kepala agak tinggi. Letakkan kedua telapak tangan pada pinggang belakang pasien, kemudian secara bersamaan lakukan usapan yang berlawanan kearah puncak perut tanpa menekan kearah dalam, kemudian ulangi lagi. Begitu seterusnya (Gadysa, 2009).













BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan
Intervensi kognitif untuk nyeri berfokus pada upaya memodifikasi proses pikir guna menghilangkan nyeri. Aktifitas kognitif mendistraksi persepsi nyeri. (McGuire, Sheidler & Polomano, 2000).
Manajemen nyeri cukup efektif dalam mengatasi nyeri, yakni dengan perasaan kontrol, mengurangi perasaan tidak berdaya dan putus asa, menjadi metode pengalih yang menenangkan, serta mengganggu siklus nyeri-ansietas-ketegangan (Sloman, 1995).












DAFTAR PUSTAKA

Mubarak, Wahit Iqbal dan Nurul Chayatin. 2008. Buku Ajar Kebutuhan Dasar Manusia Teori & Apikasi dalam Praktik. Jakarta: Kedokteran EGC.
Potter & Perry.2005.Buku Ajar Fundamental Keperawatan.Jakarta:Kedokteran EGC.

Vulva hygine


BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Alat reproduksi merupakann  bagian  yang penting dalam menunjang kehidupan di dunia ini,maka dari itu kita  hars benar –benar menjaga kebersihanya,khususnya oragn repoduksi seorang wanita yang habis melahirka itu hars benr-benar di bersihkan,cara membersihkan organ  kewanitan yang abis melahirkan di namakan dengan vulva hygine.Vulva hygiene adalah membersihkan vulva dan daerah sekitarnya pada pasien wanita yang sedang nifas atau tidak dapat melakukannya sendiri.

B.     Rumusan Masalah
1.      Apa yang dimaksud dengan  vulva hygine?
2.      Apa indikasi dan kontra indikasi dari vulva hygine?
3.      Bagaimana prosedur tindakanya?

C.    Tujuan
1.      Untuk mengetahui definisi vulva hygine
2.      Untuk mengetahui indikasi dan kontra indikasi dari vulva hygine
3.      Untuk mengetahui prosedur tindakan dari vulva hygine




BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

A.    Definisi
Vulva hygiene adalah membersihkan vulva dan daerah sekitarnya pada pasien wanita yang sedang nifas atau tidak dapat melakukannya sendiri. Pasien yang harus istirahat di tempat tidur (misalnya, karena hipertensi, pemberian infus, section caesarea) harus dimandikan setiap hari dengan pencucian daerah perineum yang dilakukan dua kali sehari dan pada waktu sesudah selesai membuang hajat. Meskipun ibu yang akan bersalin biasanya masih muda dan sehat, daerah daerah yang tertekan tetap memerlukan perhatian serta perawatan protektif.
B.     Tujuan
1.      Untuk mencegah infeksi
2.      Untuk penyembuhan luka jahitan perineum
3.      Untuk kebersihan perineum, vulva juga memberikan rasa nyaman bagi klien.
C.    Manfaat
1.      Menjaga kebersihan vulva dan penis
2.      Mengurangi resiko infeksi
D.    Indikasi 
1.      Dikhususkan pada area genital yang terkena edema
2.      Ibu post partum
3.       Pasien yang mengalami luka pada vulva
4.      Sebelum pemasangan kateter
5.      Sebelum pengambilan spesimen urine
6.      Pasien yang memakai kateter tetap

E.     Kontraindikasi
1.      Berikan perhatian pada wanita yang mengalami menstruasi.
2.      Pasien Hernia

F.     Persiapan alat
1.      Kapas sumblimat
2.      Alas pantat
3.      Tempat cebok berisi larutan desinfektan sesuai dengan kebutuhan
4.      Betadin dan kain kasa
5.      Bengkok
6.      Pinset
7.      Pispot
8.      Desinfektan sesuai dengan kebutuhan
9.      Pengalas
10.  Sarungtangan

G.    Penatalaksanaan
1.      Perawat menyiapkan alat-alat yang diperlukan serta cuci tangan terlebih dahulu.
2.      Perawat memberi salam kepada pasien dan menjelaskan tujuan serta prosedur pelaksanaan
3.      Memasang sampiran atau menjaga privasi pasien
4.      Memasang selimut mandi
5.      Mengatur posisi pasien dorsal recumbent
6.      Memasang alas dan perlak dibawah pantat
7.      Gurita dibuka, celana dan pembalut dilepas bersamaan dengan pemasangan pispot, sambil memperhatikan lochea. Celana dan pembalut dimasukkan dalam tas plastic yang berbeda
8.      Pasien disuruh BAB atau BAK
9.      Perawatb memakai sarung tangan kiri
10.  Mengguyur vulva dengan air matang
11.  Pispot diambil
12.  Mendekatkan bengkok ke dekat pasien
13.  Memakai sarung tangan kanan, kemudian mengambil kapas basah. Membuka vulva dengan ibu jari dan jari telunjuk kiri.
14.  Membersihkan vulva mulai dari labia mayora kiri, labia mayora kanan, labia minora kiri, labia minora kanan, vestibulum, perineum. Arah dari atas kebawah dengan kapas basah (1 kapas 1 kali usap)
15.  Perhatikan keadaan perineum. Bila ada jahitan perhatikan apakah lepas atau longgar, bengkak atau iritasi. Membersihkan luka jahitan dengan kapas basah.
16.  Menutup luka dengan kasa yang telah diolesi salep atau betadine
17.  Mengambil alas perlak atau bengkok
18.  Merapikan pasien, mengambil selimut mandi dan memakaikan selimut pasien.
19.  Perawat mengevaluasi tindakan vulva hygiene kepada pasien
20.  Cuci tangan









BAB III
PENUTUP

KESIMPULAN
Vulva hygiene adalah membersihkan vulva dan daerah sekitarnya pada pasien wanita yang sedang nifas atau tidak dapat melakukannya sendiri. Pasien yang harus istirahat di tempat tidur (misalnya, karena hipertensi, pemberian infus, section caesarea) harus dimandikan setiap hari dengan pencucian daerah perineum yang dilakukan dua kali sehari dan pada waktu sesudah selesai membuang hajat.
SARAN
Saran penulis semoga materi tentang perawatan vulva higiene dapat menambah wawasan bagi mahasiswa yang belum memahami bagaimana cara merawat vulva.